Sabtu, 27 September 2025

INTERPERTASI SATU MASA DUA MASA SETENGAH MASA (UNIVERSAL KINGDOM)

                       

ISRAEL DIBUANG UNTUK DISELAMATKAN

3 PERIODE PEMBUANGAN ISRAEL

(1313 SM-1948 M)  3261 TAHUN

(MESIR 1313 SM-BABEL 605-581 SM, ROMAWI 70-1948M)

 

 

PEMBUANGAN PERTAMA (MESIR )

 

  Num 14:3  Mengapakah TUHAN membawa kami ke negeri ini, supaya kami tewas oleh pedang, dan isteri serta anak-anak kami menjadi tawanan? Bukankah lebih baik kami pulang ke Mesir

 

          Allah telah menyampaikan maksud kepada yusuf lewat mimpinya bahwa yusuf akan menjadi penguasa bagi saudara saudaranya, mengatasi kebencian saudara saudaranya yusuf tetap menceritakan mimpinya bahkan tercatat 2 kali mimpinya yusuf ceritakan, salah paham dan paham yang salah sudah terjadi berulang ulang dalam memaknai dan memahami rencana Allah dalam kehidupan manusia disepanjang sejarah peradaban bangsa Israel Sejati dan  Israel Rohani / gereja

 

Gen 37:5  Pada suatu kali bermimpilah Yusuf, lalu mimpinya itu diceritakannya kepada saudara-saudaranya; sebab itulah mereka lebih benci lagi kepadanya. 

Gen 37:6  Karena katanya kepada mereka: "Coba dengarkan mimpi yang kumimpikan ini: 

Gen 37:7  Tampak kita sedang di ladang mengikat berkas-berkas gandum, lalu bangkitlah berkasku dan tegak berdiri; kemudian datanglah berkas-berkas kamu sekalian mengelilingi dan sujud menyembah kepada berkasku itu." 

Gen 37:8  Lalu saudara-saudaranya berkata kepadanya: "Apakah engkau ingin menjadi raja atas kami? Apakah engkau ingin berkuasa atas kami?" Jadi makin bencilah mereka kepadanya karena mimpinya dan karena perkataannya itu. 

Gen 37:9  Lalu ia memimpikan pula mimpi yang lain, yang diceritakannya kepada saudara-saudaranya. Katanya: "Aku bermimpi pula: Tampak matahari, bulan dan sebelas bintang sujud menyembah kepadaku." 

Gen 37:10  Setelah hal ini diceritakannya kepada ayah dan saudara-saudaranya, maka ia ditegor oleh ayahnya: "Mimpi apa mimpimu itu? Masakan aku dan ibumu serta saudara-saudaramu sujud menyembah kepadamu sampai ke tanah?" 

Gen 37:11  Maka iri hatilah saudara-saudaranya kepadanya, tetapi ayahnya menyimpan hal itu dalam hatinya. 

 

          Bahkan Yusuf ditegur oleh Yakub , mengapa Yakub menegur Yusuf akan mimpinya ?. sudah jelas karena Allah tidak menyampaikan suatu maksud tertentu kepadanya, walupun Yakub adalah pemimpin keluarganya saat itu, Yakub yang sudah berjumpa dan bergulat dengan Allah terlebih dahulu, namun untuk maksud dan rencana Allah bagi Israel tidak dinyatakan apapun kepada Yakub, Yakub sebagai garis Mesianik pun dalam rancangan Allah berikutnya tidak disampaikan kepadanya, karena itu Yakub harus menegur Yusuf akan mimpinya tersebut untuk menjaga keharmonisan keluarganya, Yusuf adalah anak dari Rahel istri yang lebih dikasihi Yakub dibandingkan istrinya yang lain. Yakub hanya bisa menyimpan hal ini didalam hatinya.

          Selanjutnya Yusuf dibuang oleh saudara saudaranya  ke mesir , yusuf adalah 1 bagian dari Israel dan saudara saudaranya adalah bagian besar Israel, dalam hal skenario ini Allah telah menginjinkan bagian besar Israel (saudara -saudara yusuf) telah membuang 1 bagian  Israel (yusuf ) ke mesir. Untuk turut serta membangkitkan  bangsa mesir menjadi kerajaan besar pada zaman itu untuk memelihara/menyelamatkan bangsa Israel. Pada saat bersamaan Allah membidani 2 kerajaan saat itu, kerajaan Allah yang diwakili mesir dan kerajaan Allah yang diwakili Israel. 2 kerajaan dalam 1 rancangan Allah. Setelah lewat 400 tahun, setelah masa tugas dan peran  kerajaan mesir telah selesai saat itu (selanjutnya peran mesir akan tercatat di kitab injil saat yusuf dan maria harus mengungsi dibawah ancaman herodes oleh petunjuk malaikat;

Yusuf Vs Maria

perhatikan kesamaan nama Yusuf anak Yakub dengan Yusuf suami Maria bin heli, apakah berarti sesuatu atau memang seharusnya diartikan dan dimaknai serius oleh gereja bahwa nama Yusuf sebagai  nama yang dipilih Allah sebagai nama orang tua Yesus Kristus yang kemudian membangun Gereja dengan Yusuf binYakub yang membangun Bangsa Israel bukan suatu kebetulan biasa, ini ada skenario yang khusus dalam nama Yusuf. Bandingkan dengan penekanan gereja  terhadap keutamaan maria bunda yesus. Perhatikan konsili konsili berikut ;

 

Konsili Efesus (431 M)

Konsili ini adalah salah satu yang paling penting dalam sejarah gereja yang membahas peran Maria. Konsili Efesus mengesahkan gelar "Theotokos" (Pembawa Tuhan) untuk Maria, yang menegaskan bahwa Maria adalah ibu dari Yesus Kristus, yang adalah Allah dan manusia. Hal ini untuk melawan ajaran Nestorianisme yang memisahkan kemanusiaan dan keilahian Kristus.

 

Konsili Kalsedon (451 M)

Konsili ini memperjelas dan menegaskan doktrin tentang dua kodrat Kristus (keilahian dan kemanusiaan dalam satu pribadi) yang juga berimplikasi pada peran Maria sebagai Theotokos. Dengan menegaskan bahwa Kristus memiliki dua kodrat yang tidak terpisahkan, konsili ini memperkuat pandangan bahwa Maria adalah ibu dari Yesus yang sepenuhnya Allah dan sepenuhnya manusia.

 

Konsili Lateran IV (1215 M)

Konsili ini, meskipun lebih dikenal karena pembahasannya mengenai doktrin transubstansiasi dan aspek-aspek lain dari teologi dan disiplin gereja, juga menegaskan kembali keyakinan gereja mengenai peran Maria dalam misteri inkarnasi.

 

Konsili Trente (1545-1563 M)

Meskipun fokus utama Konsili Trente adalah untuk menanggapi Reformasi Protestan dan memperjelas doktrin-doktrin gereja yang diserang oleh Reformator, konsili ini juga menegaskan ajaran tentang keperawanan abadi Maria dan perannya dalam misteri penebusan.

 

Konsili Vatikan II (1962-1965 M)

Dalam dokumen Lumen Gentium (Cahaya Bangsa-Bangsa), Konsili Vatikan II memberikan bab khusus tentang Maria, yang menekankan peranannya dalam misteri Kristus dan gereja. Konsili ini menegaskan keibuan rohani Maria terhadap seluruh umat beriman dan menyerukan penghormatan yang benar terhadap Maria tanpa berlebihan atau mengabaikan.

 

Pengajaran Lain dan Dogma Maria

Selain konsili-konsili tersebut, ada dua dogma penting tentang Maria yang diumumkan oleh para paus:

 

Dogma Immaculate Conception (1854): Diumumkan oleh Paus Pius IX, dogma ini menyatakan bahwa Maria dikandung tanpa noda dosa asal.

Dogma Assumption (1950): Diumumkan oleh Paus Pius XII, dogma ini menyatakan bahwa Maria diangkat ke surga dengan jiwa dan raganya.

Konsili-konsili ini dan pengajaran gereja lainnya telah membentuk dasar bagi keutamaan Maria dalam tradisi Kristen, menegaskan perannya sebagai ibu dari Yesus Kristus dan sebagai figur penting dalam sejarah keselamatan.bagaimana dengan peran  Yusuf apakah keutamaan Yusuf tidak berarti sesuatu terhadap gereja, bagaimana Yusuf bukan hanya nama yusuf bahkan kesamaan nama ini dalam dua generasi yusuf bin yakub anak isak dan yusub nin yakub anak matan.

Mat 1:15  Eliud memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan, Matan memperanakkan Yakub, 

Mat 1:16  Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. 

 

“(selanjutnya pembahasan kesamaan nama Yusuf bin yakub bagi Israel dan Gereja akan akan dibahas dicapter yang berbeda)”

 

          Kembali ketema kali ini. Kemudian setelah dibuang ke mesir bangsa Israel akhirnya keluar dari pembuangannya dan bergerak dari barat yaitu mesir ke sebelah timur mesir yaitu Kanaan, dalam kurun waktu 40 tahun di padang pasir , menurut para ahli masa keluaran itu ada pada periode periode berikut ;

 

  Periode Ramesses II: Banyak ahli menduga bahwa peristiwa Eksodus terjadi sekitar abad ke-13 SM, selama pemerintahan Firaun Ramesses II (sekitar 1279-1213 SM). Alasan utamanya adalah disebutkannya kota Ramesses dalam Alkitab (Keluaran 1:11), yang diyakini merujuk pada Pi-Ramesses, ibu kota yang dibangun oleh Ramesses II.

  Periode Thutmose III atau Amenhotep II: Beberapa peneliti lain mengusulkan bahwa Musa mungkin hidup pada masa pemerintahan Thutmose III (sekitar 1479-1425 SM) atau Amenhotep II (sekitar 1427-1401 SM). Pendukung hipotesis ini biasanya menempatkan Eksodus sekitar abad ke-15 SM, berdasarkan penafsiran kronologi alkitabiah yang lebih literal dari waktu tinggal bangsa Israel di Mesir.

  Pendekatan Tradisional Yahudi: Menurut beberapa perhitungan tradisional Yahudi, Eksodus diperki Pendekatan Tradisional Yahudi: Menurut beberapa perhitungan tradisional Yahudi, Eksodus diperkirakan terjadi pada sekitar 1313 SM.

          Jadi di Mesir  adalah pembuangan Israel yang pertama, dan Israelpun terselamatkan.  kemudian Israel masuk pada masa pendudukan pada jaman Yosua , hakim- hakim, Daud dan Salomo, pada jaman Daud Skenario /Rancangan Kerajaan Allah disampaikan kelanjutan dari Rancangan Allah yang disampaikannya lewat Yusuf.jadi bahkan salomo raja dibumi  yang paling berhikmat yang  pernah dilahirkan dibumipun kepadanya tidak dibukakan maksud dan rancangan Kerajaan Allah tersebut. Terbukti Salomo dalam hikmatnya tidak dapat membangun atau mempersiapkan sebuah design atau rancangan untuk sebuah kerajaan yang dapat bertahan dalam kurun waktu yang lama, malah tepat setelah kematiannya belum lewat 1 generasi , tepat dijaman anaknya raja Rehabeam yang menggantikan Raja Salomo kerajaan Israel terpecah dan terus mengalami kemerosotan sampai Raja Zedekia yang dibuang ke Kerajaan BABEL

 

PEMBUANGAN KEDUA (BABELONIA-MEDIA PERSIA)

 

Pembuangan bangsa Israel ke Babel terjadi dalam beberapa gelombang selama abad ke-6 SM, sebagai hasil dari penaklukan Kerajaan Yehuda oleh Kekaisaran Babel yang dipimpin oleh Raja Nebukadnezar II. Berikut adalah rincian peristiwa utama yang terkait dengan pembuangan ini:

1.     Penyerangan Pertama (605 SM): Pada tahun 605 SM, setelah Pertempuran Karkemis, Nebukadnezar II mengalahkan Mesir dan sekutunya, termasuk Yehuda. Pada saat itu, beberapa anggota bangsawan Yehuda, termasuk Daniel dan teman-temannya, dibawa ke Babel sebagai tawanan.

2.    Pembuangan Utama (597 SM): Pada tahun 597 SM, setelah pemberontakan oleh Raja Yoyakhin (Jehoiachin) dari Yehuda, Nebukadnezar mengepung dan menaklukkan Yerusalem. Yoyakhin, bersama dengan banyak bangsawan, pengrajin, dan tentara, dibawa ke Babel. Zedekia diangkat sebagai raja boneka di Yerusalem oleh Babel.

3.    Kejatuhan Yerusalem dan Pembuangan Akhir (586 SM): Pemberontakan Zedekia terhadap Babel menyebabkan pengepungan baru oleh Nebukadnezar. Pada tahun 586 SM, Yerusalem akhirnya jatuh, Bait Suci dihancurkan, dan sejumlah besar penduduk yang tersisa dibawa ke pengasingan di Babel.

4.    Gelombang Tambahan (582/581 SM): Ada juga laporan tentang gelombang pembuangan tambahan pada tahun 582 atau 581 SM, sebagai tindak lanjut dari pemberontakan dan kekacauan yang terus terjadi di wilayah Yehuda.

 

Pada masa pembuangan ini Kerajaan Allah (Israel ) mengalami pembuangan yang kedua , terpecah pecah dibuang keseluruh bagian kerajaan Babel dan selanjutnya Media Persia, pada masa ini Allah membangkitkan Kerajaan Babelonia dan kemudian Kerajaan Media Persia, pada masa ini tercatat bagaimana Allah memelihara kerajaan Babelonia dan media persia lewat pelayanan Daniel, Sadrakh, Mesack, Abednego, Ratu Ester, Mordekhai, Nehemia, Ezra, Maleakhi dan para orang orang terpelajar lainnya dari kaum bangsawan yang dipilih dan diangkut dalam pembuangan, dan pada masa inipun sekali lagi Israel diselamatkan,tercatat dalam kitab Ester bagaimana Allah merawat,memelihara sekaligus melatih bangsa Israel menjadi lebih kuat.

 

 

PEMBAHARUAN EZRA

Pada masa kembalinya Bangsa Israel dengan dibangunnya kembali Bait Allah dan Tembok Yerusalem pada jaman Nehemia, dan sejaman juga maleakhi maka Allah lewat pelayanan Ezra Ahli kitab itu, membuat Revolusi Total pada bangsa Israel. Bangsa Israel saat itu dalam penyesuaian dengan rancangan Allah sepakat dalam 1 hal untuk menguduskan diri mereka atau megharamkan diri mereka  untuk tidak bercampur dengan bangsa -bangsa lain, dalam hal perkawinan , dan saat itu ada perceraian massal yang dilakukan dari kesadaran sebuah bangsa yang mengHARAMkan diri mereka . HARAM/HEREM = DIKUDUSKAN BAGI ALLAH.untuk dalam hal perkawinan campur. Hal ini untuk mempersiapkan 400 tahun kemudian bangsa Israel dalam kehampaan dan ketiadaan Firman Tuhan yang diturunkan sejak jaman maleakhi sampai zakharia ayah Yohanes Pembabtis masuk keruang kudus pada masa kerajaan Romawi Kuno. Allah mempersiapkan garis MESIANIK dari Daud sampai Yusuf bin Yakub, sebuah garis silsilah  yang dicatat dalah pembukaan Kitab Matius.

KEBISUAAN 400 TAHUN

Dari jaman maleakhi sampai Zakharia ayah yohanes pembabtis bertugas sebagai Imam Besar berkisar 400 tahun Allah sepertinya berdiam bandingkan masa sengsara  400 tahun Israel dimesir pada pembuangan pertamanya sepertinya Allah berdiam , ada masanya dan itu Allah yang menentukan yaitu suatu masa sebuah kerajaan itu berkuasa disepanjang peradaban sejarah sampai zaman ini 2024, saat kisah ini di rangkum ,diulas dan dimaknai oleh universal kingdom. Selanjutnya demikian pula masa sengsara dalam pembuangan keduanya diBabel . pembuangan dibabel dan pasca pembuangan adalah satu paket yang sama satu siklus. Dalam periode kebisuan ini bangsa Israel dilatih dan dimurnikan untuk benar benar terpisah dan mengkhususkan diri mereka sebagai sebuah bangsa, dan salah paham dan paham yang salah akan Kerajaan Mesianik/Allah terus berlanjut , dalam catatan sejarah beberapa tokoh muncul baik sebelum jaman Yesus maupun sejaman dengan Yesus dan berlanjut sesudahnya.

 

MESIAS PALSU

 Ada beberapa individu yang dianggap atau mengklaim sebagai Mesias oleh kelompok tertentu dalam masyarakat Yahudi. Berikut adalah beberapa contoh tokoh-tokoh yang dikenal sebagai calon Mesias sebelum dan pada zaman Yesus:

 

Yudas dari Galilea (4 SM):

Yudas dari Galilea memimpin pemberontakan melawan kekuasaan Romawi pada tahun 4 SM. Ia adalah pendiri gerakan Zealot, yang menentang dominasi Romawi dan berusaha memulihkan kemerdekaan Israel. Dia dianggap sebagai pemimpin yang karismatik dan digadang-gadang oleh beberapa pengikutnya sebagai calon Mesias karena semangat nasionalismenya.

Simon dari Perea (4 SM):

Simon dari Perea juga memimpin pemberontakan melawan Herodes Agung dan kekuasaan Romawi sekitar waktu yang sama dengan Yudas dari Galilea. Dia adalah seorang mantan budak Herodes yang mengumpulkan pengikut dan memproklamirkan dirinya sebagai raja, yang oleh beberapa pengikutnya diidentifikasi sebagai calon Mesias.

Athronges (sekitar 4 SM):

Athronges, seorang gembala yang memimpin pemberontakan setelah kematian Herodes Agung, juga memiliki pengikut yang menganggapnya sebagai pemimpin mesianik. Dia mengklaim kekuasaan dan berjuang melawan Romawi selama beberapa waktu.

Calon-Calon Mesias Pada Zaman Yesus

Theudas (sekitar 45 M):

Theudas adalah seorang pemimpin yang muncul pada dekade pertama setelah Yesus. Dia mengklaim dapat membelah Sungai Yordan dan memimpin banyak orang ke padang gurun dengan janji tanda-tanda ajaib. Pemberontakannya akhirnya dihentikan oleh gubernur Romawi dan dia dibunuh.

 

Simon Bar Giora (66-70 M):

Simon Bar Giora adalah salah satu pemimpin utama selama Pemberontakan Yahudi Pertama melawan Romawi. Meskipun ia tidak secara eksplisit mengklaim sebagai Mesias, banyak orang Yahudi menganggapnya sebagai pemimpin yang diurapi Tuhan yang akan membebaskan Israel dari penjajahan Romawi.

Karakteristik dan Harapan Mesianik

Harapan mesianik pada zaman sebelum dan sekitar masa Yesus sangat dipengaruhi oleh situasi politik dan sosial:

Harapan Nasionalis: Banyak orang Yahudi berharap Mesias akan menjadi pemimpin militer yang akan memimpin mereka melawan penjajah dan memulihkan Kerajaan Israel.

Harapan Eschatologis: Ada juga harapan bahwa Mesias akan membawa zaman baru damai, keadilan, dan pemerintahan ilahi.

 

Karena Allah tidak memberikan pernyataan lebih 400 tahun sejak bangsa Israel kembali dari pembuangan kedua (babelionia ) bangsa Israel berupaya menafsirkan nubuatan tentang Kerajaan Allah/Mesianik, nubuatan yang bertujuan untuk membangun kembali bangsa Israel yang tercerai berai, miskin, tertindas, teraniaya, tersandera, sehingga kesalah paham dan paham yang salah tentang Kerajan Allah/Mesianik itu menimbulkan patriotisme dan fanatisme  bangsa Yahudi /Israel yang kental pada zaman Yesus dan hal itu sekali lagi setelah bangsa Israel sekaligus menggenapi Rancangan Allah akan Yesus Kristus dalam  puncak peristiwa GOLGOTA jalan CALVARY di Yerusalem kota Allah, kemudian bangsa Isarel harus masuk untuk masa penyelamatan Allah ketiga  dikerajaan Romawi, pembuangan ke tiga di zaman Romawi adalah penyelamatan akan bangsa Israel sebagi sebuah bangsa.

 

 

PEMBUANGAN KE TIGA ISRAEL (ROMAWI)

Pembuangan bangsa Yahudi oleh Kekaisaran Romawi terjadi terutama pada dua periode besar dalam sejarah yang dikenal sebagai Pemberontakan Yahudi melawan Roma:

1.     Pemberontakan Yahudi Pertama (66-70 M): Pemberontakan ini adalah upaya besar pertama oleh orang Yahudi di Provinsi Yudea untuk melawan kekuasaan Romawi. Pemberontakan ini mencapai puncaknya pada tahun 70 M ketika pasukan Romawi, di bawah komando Jenderal Titus (kemudian menjadi Kaisar Titus), berhasil menaklukkan Yerusalem. Bait Suci Kedua dihancurkan, dan banyak orang Yahudi dibunuh atau dijual sebagai budak. Meskipun tidak semua orang Yahudi diusir dari Yudea pada saat itu, kehancuran Yerusalem dan Bait Suci menyebabkan diaspora Yahudi yang signifikan.

2.    Pemberontakan Bar Kokhba (132-135 M): Pemberontakan besar kedua ini dipimpin oleh Simon Bar Kokhba, yang dianggap oleh banyak orang Yahudi sebagai Mesias. Pemberontakan ini awalnya berhasil dengan mendirikan negara Yahudi merdeka untuk beberapa waktu, tetapi akhirnya dihancurkan oleh Kaisar Hadrian. Setelah pemberontakan dihancurkan pada tahun 135 M, banyak orang Yahudi dibunuh atau diusir dari Yudea. Hadrian mendirikan sebuah kota baru di reruntuhan Yerusalem, yang disebut Aelia Capitolina, dan melarang orang Yahudi untuk memasuki kota tersebut, kecuali pada hari Tisha B'Av, hari berkabung untuk menghancurkan Bait Suci.

 

BERSAMBUNG KE PART 2..

PART 2 ….TAMAT

 

 

 

 

 

PEMBENTUKAN 613 MITVOT DAN

TAFSIRAN HISTORIS-PROGRESIF

 UNIVERSAL KINGDOM

(SATU MASA DUA MASA DAN SETENGAH MASA)

WAHYU 12;14

 

PART 2 (TAMAT)

 

PEMBENTUKAN 613 MITZVOT YAHUDI

          Patriotisme bangsa Yahudi yang tinggi juga membuat mereka sangat berhati hati melakukan semua perintah Allah, apa yang tertulis dalam kitab suci mereka lakukan dengan teliti dan hati hati, ketaatan ,disiplin yang tinggi untuk melakukan seluruh hukum Taurat mereka dari 10 perintah berkembang menjadi 613 Mizfot, semangat pembaharuan, semangat progresif dalam mengaktualisasikan kehidupan beribadah selama ketiadaan atau kekosaongan Firman Allah, para rabbi Allah bangkitkan pada masa ini, seperti Allah membangkitkan para hakim pada pasca masa Yosua ben nun. Dalam sejarah pembentukan 613 mitzvot ini ada beberapa catatan penting yang dapat di perhatikan; Pembentukan dan kodifikasi 613 mitzvot (perintah) dalam tradisi Yahudi adalah hasil dari perkembangan teologis dan hukum yang berlangsung selama beberapa abad. Berikut adalah garis waktu penting yang menggambarkan bagaimana 613 mitzvot ini dibentuk dan diakui dalam tradisi Yahudi:

 

Zaman Alkitabiah ( 1500–400 SM)

 

Pemberian Hukum di Sinai ( 1300 SM)

Menurut tradisi Yahudi, Tuhan memberikan Taurat kepada Musa di Gunung Sinai, termasuk berbagai mitzvot yang menjadi bagian dari Lima Kitab Musa (Torah: Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, dan Ulangan).

Penyusunan Taurat (ca. 1300–400 SM)

Selama periode ini, berbagai hukum dan perintah dicatat dalam Taurat. Ini termasuk perintah moral, hukum sipil, dan hukum ritus agama yang diperintahkan kepada bangsa Israel.

Zaman Kedua Bait Suci (516 SM–70 M)

Kanonisasi Taurat (ca. 450 SM)

Selama periode ini, kitab-kitab Taurat diakui sebagai teks kanonik oleh komunitas Yahudi. Para rabi dan ahli Taurat mulai menafsirkan hukum-hukum yang ada dalam Taurat.

 

Zaman Talmudik (ca. 200–500 M)

Penyusunan Mishnah (ca. 200 M)

Rabbi Yehuda HaNasi menyusun Mishnah, yang merupakan kodifikasi pertama dari hukum lisan Yahudi. Mishnah tidak secara eksplisit mencantumkan 613 mitzvot, tetapi berisi banyak perintah yang termasuk dalam angka ini.

Talmud Yerusalem (400 M) dan Talmud Babilonia ( 500 M)

 

Kedua Talmud ini merupakan kumpulan diskusi rabinik tentang Mishnah. Dalam Talmud Babilonia, di traktat Makkot 23b, disebutkan bahwa ada 613 mitzvot dalam Taurat.

 

Abad Pertengahan

Karya-Karya Rishonim (ca. 1000–1500 M)

 

Pada periode ini, beberapa rabi dan sarjana Yahudi terkemuka, yang dikenal sebagai Rishonim, menulis tentang 613 mitzvot dan mengklasifikasikannya.

Rabbi Saadia Gaon (882–942 M): Saadia Gaon adalah salah satu rabi pertama yang menyusun daftar mitzvot.

Rabbi Moshe ben maimon / Maimonides (1135–1204 M): Dalam karyanya "Sefer HaMitzvot" dan "Mishneh Torah," Maimonides menyusun dan mengklasifikasikan 613 mitzvot secara sistematis. Daftar ini menjadi salah satu yang paling berpengaruh.

Sefer HaChinuch (ca. 13th century)

Sefer HaChinuch adalah karya anonim yang menuliskan 613 mitzvot dalam urutan yang sesuai dengan munculnya dalam Taurat. Buku ini memberikan penjelasan dan alasan di balik setiap mitzvah.

 

Zaman Modern

Karya-Karya Kontemporer Era Modern tentang 613 Mitzvot

Dalam era modern, berbagai karya dan studi terus membahas 613 mitzvot. Karya-karya ini seringkali berfungsi sebagai panduan bagi kehidupan Yahudi kontemporer.

Kitzur Shulchan Aruch; Rabbi Shlomo Ganzfried, 1864, Deskripsi: Meskipun tidak eksklusif tentang 613 mitzvot, ini adalah panduan praktis hukum Yahudi sehari-hari yang mencakup banyak mitzvot.

Minchat Chinuch; Rabbi Yosef Babad 1869, Deskripsi: Komentar rinci tentang "Sefer HaChinuch" dengan analisis hukum mendalam.

Sefer HaMitzvot by the Chafetz Chaim: Rabbi Yisrael Meir Kagan (Chofetz Chaim) 1931 , Deskripsi: Menguraikan mitzvot yang relevan dalam masa tanpa Bait Suci, memberikan panduan praktis.

Shemirat Shabbat Kehilchatah: Rabbi Yehoshua Neuwirth, 1965 (edisi pertama), Deskripsi: Buku panduan tentang hukum-hukum Shabbat yang mencakup banyak mitzvot terkait Shabbat.

Mitzvot HaShavot L'Zman HaZeh: Rabbi Haim David Halevy, 1980 ,Deskripsi: Karya ini fokus pada mitzvot yang dapat diterapkan dalam konteks modern, setelah kehancuran Bait Suci.

Halichos Bas Yisrael : Rabbi Yitzchak Yaakov Fuchs, 1990, Deskripsi: Buku panduan yang berfokus pada mitzvot yang relevan bagi wanita Yahudi, mencakup aspek kehidupan sehari-hari.

Peninei Halacha: Rabbi Eliezer Melamed,  2001 (mulai diterbitkan) Deskripsi: Seri yang membahas berbagai aspek hukum Yahudi, termasuk penjelasan tentang banyak mitzvot.

Karya-karya ini menunjukkan bagaimana para rabi dan sarjana Yahudi di era modern terus mempelajari, mengajar, dan mengadaptasi 613 mitzvot untuk memastikan bahwa ajaran dan praktik hukum Yahudi tetap relevan dan dapat diterapkan dalam kehidupan kontemporer. Tanpa kehadiran Bait Suci bangsa Israel harus beradaptasi untuk menjalankan seluruh ketetapan yang relevan, tanpa bait suci bangsa Yahudi sebenarnya sudah hancur total, semua hukum tidak berlaku lagi, satu bagian hukum tidak boleh diabaikan, namun faktanya adalah dalam upaya bangkit dari timbunan puing puing hukum yang berserakan bangsa Yahudi terus berusaha untuk memodifikasi hukum dan aturannya dari jaman Musa – Babel – Romawi -Modern- Post modern. Hal ini juga membawa universal kingdom untuk merekonstruksi ulang pemaknaan untuk frasa penting eskatologis

 “Rev 12:14  Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

 

Tafsiran Historis – Progresif Universal Kingdom

Satu masa dan dua masa dan setengah masa

       Ayat Wahyu 12:14 dalam Alkitab telah ditafsirkan dalam berbagai cara oleh para teolog dan sarjana sepanjang sejarah.  lima tafsiran terkenal tentang ayat ini:

1. Tafsiran Historis; Matthew Henry dan  Banyak sarjana Protestan,

Penjelasan: Tafsiran ini melihat perempuan sebagai representasi dari Gereja atau umat Israel yang diusir dari Yerusalem selama periode penganiayaan, khususnya oleh kekaisaran Romawi. Kedua sayap burung nasar besar melambangkan pertolongan ilahi yang memungkinkan Gereja untuk melarikan diri ke tempat perlindungan. Periode "satu masa dan dua masa dan setengah masa" dipahami sebagai simbol dari masa penganiayaan yang panjang namun terbatas.

2. Tafsiran Futuris; John F. Walvoord & Para pendukung teologi dispensasionalis,

Penjelasan: Perempuan melambangkan bangsa Israel yang akan mengalami penganiayaan besar pada masa depan (masa kesusahan besar). Sayap burung nasar besar menggambarkan intervensi ilahi yang memungkinkan Israel melarikan diri dari Antikristus ke tempat perlindungan di padang gurun. Periode "satu masa dan dua masa dan setengah masa" dianggap sebagai 3,5 tahun terakhir dari masa kesusahan besar.

3. Tafsiran Alegoris; Origen dan St. Augustine dan Beberapa Bapa Gereja,

Penjelasan: Perempuan dianggap sebagai simbol dari Gereja atau jiwa orang percaya yang mencari perlindungan rohani dari penganiayaan dan godaan dunia. Kedua sayap burung nasar besar melambangkan kekuatan rohani atau kebijaksanaan yang diberikan oleh Tuhan untuk menjaga dan melindungi Gereja atau jiwa dari serangan rohani. Periode "satu masa dan dua masa dan setengah masa" dianggap sebagai waktu simbolis dari pencobaan dan perlindungan ilahi.

4. Tafsiran Historis-Kritis ; Elisabeth Schüssler Fiorenza dan  Beberapa sarjana modern .

Penjelasan: Ayat ini dipahami dalam konteks sejarahnya sebagai tulisan yang menggambarkan penganiayaan terhadap komunitas Kristen awal. Perempuan bisa dilihat sebagai simbol dari komunitas Kristen yang dianiaya, dan sayap burung nasar besar menggambarkan bantuan ilahi yang melindungi komunitas ini dari kehancuran total. Periode waktu tersebut dipandang sebagai simbol dari periode penganiayaan yang dialami oleh komunitas Kristen awal.

5. Tafsiran Esoteris ; mereka yang dalam tradisi Kabbalah dan  Beberapa penafsir mistis dan esoterik,

Penjelasan: Perempuan dilihat sebagai representasi dari aspek ilahi atau prinsip feminin dalam kosmos. Kedua sayap burung nasar besar melambangkan kebangkitan spiritual atau transformasi yang memungkinkan jiwa untuk melarikan diri dari keterikatan material dan godaan setan. Periode "satu masa dan dua masa dan setengah masa" dipahami sebagai tahapan-tahapan inisiasi spiritual atau perjalanan mistis yang dialami oleh jiwa dalam pencariannya akan persatuan dengan Yang Ilahi.

         

Tafsiran Historis-Progresif Universal Kingdom

          Terserah pembaca yang memasukkan tafsiran Universal Kingdom ini kedalam kelompok yang mana dari 5 kategori diatas yang paling cocok, tetapi Universal Kingdom memilih tema  Tafsiran Historis-Progresif untuk merangkul keberlanjutan dari pandangan Matthew Henry dan sarjana Protestan lainnya ,

 

Nyayian Kemenangan .

Rev 12:10  Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: "Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita. 

Rev 12; 10; nats ini terkorelasi Ayub 1:9-11: Zakharia 3:1, dalam konteks kata kunci para pendakwa (iblis /satan) yang ditekankan pada perubahan posisi kedudukan dan suatu kondisi keadaan pasif dari para pendakwa ini, yaitu sebagai subjek yang dikenai tindakan dilemparkan dan kata ke bawah ada perubahan posisi dari posisi sebelumnya. Siapa sebenarnya  para pendakwa ini akan dibahas pada chapter yang lain, hal yang paling penting adalah frasa

 "Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena …………”

 sebuah pernyataan aktif bangkitnya  pemerintahan Allah yang  membawa pada keselamatan penuh kuasa Suatu kerajaan Allah dengan Satu sosok Mesianik . dan bangkitnya kerajaan Allah ini sekaligus memberikan referensi bahwa para pendakwa telah mengalami perubahan posisi kedudukan dari sebelumnya.

 

Rev 12:11  Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut. 

 

Rev 12:11 ; nats ini menjelaskan para rasul dan para  murid orang orang Israel yang Allah pakai untuk mengalahkan kuasa dan sitem pemerintahan dunia   dengan sistem pemerintahan Allah yang didirikan oleh  kuasa dari darah anak domba, juga dengan kesaksian yang dibayar oleh darah para marteer para rasul dan murid  yang juga orang Israel,

 

Rev 12:12  Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat." 

 

Rev 12:12 ; nats ini mejelaskan keadaan dua dimensi tempat yang berbeda, Surga dan Bumi, akibat dari tindakan anak domba yang disembelih yang memberikan kuasa kepada para Rasul dan Para Murid untuk jadi martyer sekaligus membangun kerajaan Allahdi bumi  dan kepada bumi dan laut sebagai gambaran manusia manusia yang hidup di dunia sekaligus memberikan peringatan keras bahwa ada kondisi dunia yang akan semakin negatif akibat kegeraman yang terjadi , dan intensitas waktu yang mendekati berakhirnya suatu masa yang telah ditentukan .

 

Rev 12:13  Dan ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan di atas bumi, ia memburu perempuan yang melahirkan Anak laki-laki itu. 

Naga adalah suatu simbolis untuk suatu sistem tatanan pemerintahan para pendakwa  yang eksklusif dibumi , pemerintahan yang didirikan untuk memberikan penghukuman ,siksaan diskriminalisasi dan penghancuran, suatu sistem pemerintahan yang merusak tatanan yang dibangun  perempuan itu adalah gambaran untuk Israel dan Anak Laki-laki itu adalah gambaran Kristus sebagai yang Sulung  yang kemudian menjadi gambaran gereja saat ini.

Rev 12:14  Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa. 

Ini penegasan bahwa perempuan ini adalah gambaran Israel yang melahirkan banyak para nabi dan nabiah atau garis keturunan Abraham Ishak yakub dan kemudian daud garis keturunan Mesianik ,

Perempuan = bangsa Israel ,

 kedua sayap dari burung nasar yang besar = bahwa bangsa Israel /keturunan Abraham ada dalam perlindungan kuasa Allah (bandingkan dengan tabut Allah yang ditutupi oleh sepasang sayab Kerubim) untuk 3 masa.

Satu masa = saat Israel ada di mesir  (1743- 1313 SM)

Dua masa = saat israel ada di babelonia, media persia (605-581 SM) dan saat Israel di kerajaan Romawi. (70-1948 M) pada masa ini Israel dan gereja awalnya perlahan mengkristalisasi menjadi 2 entitas yang perbedaannya semakin jelas. Keduanya dimurnikan dan terselamatkan.

Setengah masa =  1948 – sekarang 2024 dan masih berlangsung untuk waktunya Allah kedepan.

Rev 12:15  Lalu ular itu menyemburkan dari mulutnya air, sebesar sungai, ke arah perempuan itu, supaya ia dihanyutkan sungai itu. 

Ular = lihat Naga, upaya tatanan pemerintahan yang mencoba menenggelamkan ,memusnahkan, membunuh Israel dan gereja ,

dihanyutkan sungai = dibuang / pembuangan,

Rev 12:16  Tetapi bumi datang menolong perempuan itu. Ia membuka mulutnya, dan menelan sungai yang disemburkan naga itu dari mulutnya. 

Bumi menolong = di tenpat tempat pembuangan Israel ditolong, Allah bekerja lewat para nabinya yusuf dimesir, daniel, sadrakh , mesakh , abednego, Ratu Ester, modekhai di babelonia media persia dan para rasul di Romawi. Selanjutnya Secara bergantiaan kaisar kaisar dan para Raja di eropa bagkit dan membela Kekeristenan, sampai runtuhnya kerajaan Islam ottoman. 1922

Rev 12:17  Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus. 

Kemarahan Naga = kemarahan atau permusuhan dari suatu paham pemerintahan yang memusuhi orang israel dan gereja

Pergi memerangi keturunan yang lain = semua yang terafiliasi dengan orang Israel dan gereja di musuhi diseluruh dunia.

Yang menuruti hukum-hukum Allah = Israel

Yang memiliki kesaksian Yesus = Gereja

 

 

Dan_12:4  Tetapi engkau, Daniel, sembunyikanlah segala firman itu, dan meteraikanlah Kitab itu sampai pada akhir zaman; banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah."

Dan_12:9  Tetapi ia menjawab: "Pergilah, Daniel, sebab firman ini akan tinggal tersembunyi dan termeterai sampai akhir zaman.

 

          Setiap generasi termasuk generasi para Rasul dan murid Yesus Kristus dan seterusnya para murid dari para rasul sampai sekarang 2024,  meyakini bahwa generasi merekalah generasi Akhir Zaman, dan setiap Generasi melahirkan pandangan pandangan interpertasi yang berbeda, setiap generasi para sarjana Alkitab menyelidiki dengan penemuan-penemuan baru ditunjang pengetahuan manusia dan peradabannya, Universal Kingdom juga menyakini bahwa sejak 1948 ketika negara Israel Modern terbentuk, hal inilah yang dimaksudkan oleh yesus ketika mengatakan

The Lesson of the Fig Tree

Mat 24:32  Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara: Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat. 

Mat 24:33  Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu. 

Mat 24:34  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi. 

Mat 24:35  Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu. 

Tahun 1948 adalah permulaan dari SETENGAH MASA, berapa lama atau dalam jangka waktu berapa tahun umur setengah masa ini, akan terus di selidiki secara progresif, seperti yang telah dinubuatkan dalam Daniel 12;4 “ banyak orang akan  menyelidiki “.

 

KESIMPULAN

 

Setiap Masa Pembuangan adalah saat Allah sedang membangun KerajaanNya dan Israel adalah pilihan subjek dari maha karya Allah. Ada trend dan pola gejala yang dapat dikenali dari setiap masa. Ada tokoh tokoh yang Allah bangkitkan, disetiap generasi ada masanya dan disetiap masa ada tokohnya.

1.     Satu masa = masa di mesir, tokohnya Yusuf antagonisnya Firaun, fase narasi proses pembentukan Kerajaan Allah 430 tahun dan kemudian dimurnikan 40 tahun di padang gurun, sebelum masuk tanah perjanjian kanaan.

 

2.    Dua masa = masa di babel dan masa di romawi,

masa di babel, tokohnya Daniel, Sadrakh,Mesakh,Abednego,Ester, Mordekhai,Nehemia dll antagonisnya Nebukadnezar, Belsyazar,Haman orang Agag, fase narasi pemeliharaan Allah akan umatnya perjanjian dan dimurnikan 400 an tahun setelah pembuangan lewat pembaharuan Ezra, sebelum Imam besar Zakharia masuk ke ruang maha Kudus di Bait Allah.

Masa di romawi, tokohnya Para Rasul, Petrus yang mendirikan jemaat di roma, markus jemaat di aleksandria,Paulus dan para muridnya yang secara seporadis tersebar diseluruh wilayah romawi setelah dihancurkannya bait allah tahun 70 oleh jendral Titus yang kemudian menjadi Kaisar Titus.fase narasi transisi dari para rasul orang Israel sejati menjadi orang Israel Rohani , Romawi kuno bertranformasi menjadi Romawi timur atau Byzantium, dengan banyak tokoh utama Bapa bapa gereja purba, dan para kaisar yang mendukung Tahta Suci Roma dan yang menolaknya, gereja masuk dalam proses pemurnian baik dari dalam dan dari luar, sampai akhirnya byzantium di taklukkan kerajaan/kekhalifahan Ustmaniayah Islam, sampai runtuhnya di tahun  1922. Masa di Romawi ini memakan waktu 1852 tahun.

3.    Setengah Masa = masa di Sion , Israel Modern terbentuk 1948 sampai sekarang masih terus berlanjut, berarti saat ini tahun 2024 adalah termasuk bagian dalam kurun waktu setengahn masa , universal kingdom meyakini bahwa saat ini gereja dan Israel  sedang ada pada “setengah Masa “ yang dimaksudkan Wahyu 12:14.

 

4.    Bangsa Israel dibuang ke Romawi untuk diselamatkan bayangkan apa yang terjadi jika Orang Israel belum diserakkan Allah diantara orang orang Romawi, Israel akan berada diwilayah yang dikuasai Islam 1000 tahun, bagaimana dengan mesir, saat ini  Bahasa Mesir kuno tidak lagi digunakan dalam percakapan sehari-hari oleh penduduk Mesir saat ini. Bahasa yang digunakan saat ini adalah Arab Mesir, dengan bahasa Arab Standar Modern digunakan dalam konteks resmi dan pendidikan. Sekitar 99.6% penduduk Mesir berbicara dalam bahasa Arab, khususnya dialek Mesir yang dikenal sebagai "Masri" atau "Arab Mesir" (Wikipedia)​​ (World Population Review). Namun, warisan bahasa Mesir kuno tetap ada dalam bentuk bahasa Koptik, yang merupakan keturunan langsung dari bahasa Mesir kuno. Bahasa Koptik digunakan sebagai bahasa liturgis dalam Gereja Ortodoks Koptik (Wikipedia)​​ (World Population Review). Meskipun demikian, jumlah orang yang berbicara bahasa Koptik di luar konteks religius sangat kecil,

 

5.    Bangsa Israel dan gereja adalah dua sisi pada sekeping koin, Israel dan Gereja adalah dua saksi Allah pada wahyu Rev 11:3  ,Rev 11:4  Mereka adalah kedua pohon zaitun dan kedua kaki dian yang berdiri di hadapan Tuhan semesta alam. Israel dan Gereja tidak akan dapat dipisahkan, perhatikan negara negara seperti Inggris,Francis,Usa negara pemenang perang dunia ke 2 yang berdiri menjadi tembok perisai bagi negara Israel, termasuk Rusia dan China juga membangun hubungan bilateral khusus dengan Israel.

 

6.    Kehancuran Kekhalifahan/Kerajaan Islam sudah dan akan terus berlangsung sampai terlupakan oleh peradaban seperti peradaban mesir kuno,babelonia, media persia, romawi kuno. Islam dan sitem pemerintahannya akan ditinggallkan, hanya kerajaan atau negara yang mengakui Yesus Kristus sebagi Raja segala Raja yang layak dapat hormat dan sembah, kerajaan -kerajaan dan negara negara inilah yang akan tetap kokoh berdiri dalam peradaban dunia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TITLE

UNIVERSAL KINGDOM: Literature Review Universal Kingdom by Max Fransis...

UNIVERSAL KINGDOM: Literature Review Universal Kingdom by Max Fransis... : 📚 Literature Review Universal Kingdom by Max Fransiskus (bilin...