ISRAEL DIBUANG UNTUK DISELAMATKAN
3 PERIODE PEMBUANGAN ISRAEL
(1313 SM-1948 M) 3261 TAHUN
(MESIR 1313 SM-BABEL 605-581 SM, ROMAWI 70-1948M)
PEMBUANGAN PERTAMA (MESIR )
Num 14:3
Mengapakah TUHAN membawa kami ke negeri ini, supaya kami tewas oleh pedang, dan
isteri serta anak-anak kami menjadi tawanan? Bukankah lebih baik kami pulang ke
Mesir
Allah telah
menyampaikan maksud kepada yusuf lewat mimpinya bahwa yusuf akan menjadi
penguasa bagi saudara saudaranya, mengatasi kebencian saudara saudaranya yusuf
tetap menceritakan mimpinya bahkan tercatat 2 kali mimpinya yusuf ceritakan,
salah paham dan paham yang salah sudah terjadi berulang ulang dalam memaknai
dan memahami rencana Allah dalam kehidupan manusia disepanjang sejarah
peradaban bangsa Israel Sejati dan
Israel Rohani / gereja
Gen 37:5 Pada suatu kali bermimpilah Yusuf,
lalu mimpinya itu diceritakannya kepada saudara-saudaranya; sebab itulah mereka
lebih benci lagi kepadanya.
Gen 37:6 Karena katanya kepada mereka:
"Coba dengarkan mimpi yang kumimpikan ini:
Gen 37:7 Tampak kita sedang di ladang
mengikat berkas-berkas gandum, lalu bangkitlah berkasku dan tegak berdiri;
kemudian datanglah berkas-berkas kamu sekalian mengelilingi dan sujud menyembah
kepada berkasku itu."
Gen 37:8 Lalu saudara-saudaranya berkata
kepadanya: "Apakah engkau ingin menjadi raja atas kami? Apakah engkau
ingin berkuasa atas kami?" Jadi makin bencilah mereka kepadanya karena
mimpinya dan karena perkataannya itu.
Gen 37:9 Lalu ia memimpikan pula mimpi yang
lain, yang diceritakannya kepada saudara-saudaranya. Katanya: "Aku
bermimpi pula: Tampak matahari, bulan dan sebelas bintang sujud menyembah
kepadaku."
Gen 37:10 Setelah hal ini diceritakannya
kepada ayah dan saudara-saudaranya, maka ia ditegor oleh ayahnya: "Mimpi
apa mimpimu itu? Masakan aku dan ibumu serta saudara-saudaramu sujud menyembah
kepadamu sampai ke tanah?"
Gen 37:11 Maka iri hatilah
saudara-saudaranya kepadanya, tetapi ayahnya menyimpan hal itu dalam
hatinya.
Bahkan
Yusuf ditegur oleh Yakub , mengapa Yakub menegur Yusuf akan mimpinya ?. sudah
jelas karena Allah tidak menyampaikan suatu maksud tertentu kepadanya, walupun
Yakub adalah pemimpin keluarganya saat itu, Yakub yang sudah berjumpa dan
bergulat dengan Allah terlebih dahulu, namun untuk maksud dan rencana Allah
bagi Israel tidak dinyatakan apapun kepada Yakub, Yakub sebagai garis Mesianik
pun dalam rancangan Allah berikutnya tidak disampaikan kepadanya, karena itu
Yakub harus menegur Yusuf akan mimpinya tersebut untuk menjaga keharmonisan
keluarganya, Yusuf adalah anak dari Rahel istri yang lebih dikasihi Yakub
dibandingkan istrinya yang lain. Yakub hanya bisa menyimpan hal ini didalam
hatinya.
Selanjutnya
Yusuf dibuang oleh saudara saudaranya ke
mesir , yusuf adalah 1 bagian dari Israel dan saudara saudaranya adalah bagian
besar Israel, dalam hal skenario ini Allah telah menginjinkan bagian besar
Israel (saudara -saudara yusuf) telah membuang 1 bagian Israel (yusuf ) ke mesir. Untuk turut serta
membangkitkan bangsa mesir menjadi
kerajaan besar pada zaman itu untuk memelihara/menyelamatkan bangsa Israel.
Pada saat bersamaan Allah membidani 2 kerajaan saat itu, kerajaan Allah yang
diwakili mesir dan kerajaan Allah yang diwakili Israel. 2 kerajaan dalam 1
rancangan Allah. Setelah lewat 400 tahun, setelah masa tugas dan peran kerajaan mesir telah selesai saat itu
(selanjutnya peran mesir akan tercatat di kitab injil saat yusuf dan maria
harus mengungsi dibawah ancaman herodes oleh petunjuk malaikat;
Yusuf
Vs Maria
perhatikan kesamaan nama Yusuf
anak Yakub dengan Yusuf suami Maria bin heli, apakah berarti sesuatu atau
memang seharusnya diartikan dan dimaknai serius oleh gereja bahwa nama Yusuf
sebagai nama yang dipilih Allah sebagai
nama orang tua Yesus Kristus yang kemudian membangun Gereja dengan Yusuf
binYakub yang membangun Bangsa Israel bukan suatu kebetulan biasa, ini ada
skenario yang khusus dalam nama Yusuf. Bandingkan dengan penekanan gereja terhadap keutamaan maria bunda yesus.
Perhatikan konsili konsili berikut ;
Konsili Efesus (431 M)
Konsili ini adalah salah satu yang
paling penting dalam sejarah gereja yang membahas peran Maria. Konsili Efesus
mengesahkan gelar "Theotokos" (Pembawa Tuhan) untuk Maria, yang
menegaskan bahwa Maria adalah ibu dari Yesus Kristus, yang adalah Allah dan
manusia. Hal ini untuk melawan ajaran Nestorianisme yang memisahkan kemanusiaan
dan keilahian Kristus.
Konsili Kalsedon (451 M)
Konsili ini memperjelas dan
menegaskan doktrin tentang dua kodrat Kristus (keilahian dan kemanusiaan dalam
satu pribadi) yang juga berimplikasi pada peran Maria sebagai Theotokos. Dengan
menegaskan bahwa Kristus memiliki dua kodrat yang tidak terpisahkan, konsili
ini memperkuat pandangan bahwa Maria adalah ibu dari Yesus yang sepenuhnya
Allah dan sepenuhnya manusia.
Konsili Lateran IV (1215 M)
Konsili ini, meskipun lebih
dikenal karena pembahasannya mengenai doktrin transubstansiasi dan aspek-aspek
lain dari teologi dan disiplin gereja, juga menegaskan kembali keyakinan gereja
mengenai peran Maria dalam misteri inkarnasi.
Konsili Trente (1545-1563 M)
Meskipun fokus utama Konsili
Trente adalah untuk menanggapi Reformasi Protestan dan memperjelas
doktrin-doktrin gereja yang diserang oleh Reformator, konsili ini juga
menegaskan ajaran tentang keperawanan abadi Maria dan perannya dalam misteri
penebusan.
Konsili Vatikan II (1962-1965
M)
Dalam dokumen Lumen Gentium
(Cahaya Bangsa-Bangsa), Konsili Vatikan II memberikan bab khusus tentang Maria,
yang menekankan peranannya dalam misteri Kristus dan gereja. Konsili ini
menegaskan keibuan rohani Maria terhadap seluruh umat beriman dan menyerukan
penghormatan yang benar terhadap Maria tanpa berlebihan atau mengabaikan.
Pengajaran Lain dan Dogma Maria
Selain konsili-konsili tersebut,
ada dua dogma penting tentang Maria yang diumumkan oleh para paus:
Dogma Immaculate Conception
(1854): Diumumkan oleh
Paus Pius IX, dogma ini menyatakan bahwa Maria dikandung tanpa noda dosa asal.
Dogma Assumption (1950): Diumumkan oleh Paus Pius XII, dogma ini
menyatakan bahwa Maria diangkat ke surga dengan jiwa dan raganya.
Konsili-konsili ini dan pengajaran
gereja lainnya telah membentuk dasar bagi keutamaan Maria dalam tradisi
Kristen, menegaskan perannya sebagai ibu dari Yesus Kristus dan sebagai figur
penting dalam sejarah keselamatan.bagaimana dengan peran Yusuf apakah keutamaan Yusuf tidak berarti
sesuatu terhadap gereja, bagaimana Yusuf bukan hanya nama yusuf bahkan kesamaan
nama ini dalam dua generasi yusuf bin yakub anak isak dan yusub nin
yakub anak matan.
Mat 1:15 Eliud
memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan, Matan memperanakkan
Yakub,
Mat 1:16 Yakub
memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut
Kristus.
“(selanjutnya pembahasan kesamaan
nama Yusuf bin yakub bagi Israel dan Gereja akan akan dibahas dicapter yang
berbeda)”
Kembali
ketema kali ini. Kemudian setelah dibuang ke mesir bangsa Israel akhirnya
keluar dari pembuangannya dan bergerak dari barat yaitu mesir ke sebelah timur
mesir yaitu Kanaan, dalam kurun waktu 40 tahun di padang pasir , menurut para
ahli masa keluaran itu ada pada periode periode berikut ;
Periode Ramesses II:
Banyak ahli menduga bahwa peristiwa Eksodus terjadi sekitar abad ke-13 SM,
selama pemerintahan Firaun Ramesses II (sekitar 1279-1213 SM). Alasan utamanya
adalah disebutkannya kota Ramesses dalam Alkitab (Keluaran 1:11), yang diyakini
merujuk pada Pi-Ramesses, ibu kota yang dibangun oleh Ramesses II.
Periode Thutmose III
atau Amenhotep II: Beberapa peneliti lain mengusulkan bahwa
Musa mungkin hidup pada masa pemerintahan Thutmose III (sekitar 1479-1425 SM)
atau Amenhotep II (sekitar 1427-1401 SM). Pendukung hipotesis ini biasanya
menempatkan Eksodus sekitar abad ke-15 SM, berdasarkan penafsiran kronologi
alkitabiah yang lebih literal dari waktu tinggal bangsa Israel di Mesir.
Pendekatan Tradisional
Yahudi: Menurut beberapa perhitungan tradisional Yahudi,
Eksodus diperki Pendekatan
Tradisional Yahudi: Menurut beberapa perhitungan tradisional
Yahudi, Eksodus diperkirakan terjadi pada sekitar 1313 SM.
Jadi
di Mesir adalah pembuangan Israel yang
pertama, dan Israelpun terselamatkan. kemudian Israel masuk pada masa pendudukan
pada jaman Yosua , hakim- hakim, Daud dan Salomo, pada jaman Daud Skenario
/Rancangan Kerajaan Allah disampaikan kelanjutan dari Rancangan Allah yang
disampaikannya lewat Yusuf.jadi bahkan salomo raja dibumi yang paling berhikmat yang pernah dilahirkan dibumipun kepadanya tidak
dibukakan maksud dan rancangan Kerajaan Allah tersebut. Terbukti Salomo dalam
hikmatnya tidak dapat membangun atau mempersiapkan sebuah design atau rancangan
untuk sebuah kerajaan yang dapat bertahan dalam kurun waktu yang lama, malah
tepat setelah kematiannya belum lewat 1 generasi , tepat dijaman anaknya raja
Rehabeam yang menggantikan Raja Salomo kerajaan Israel terpecah dan terus
mengalami kemerosotan sampai Raja Zedekia yang dibuang ke Kerajaan BABEL
PEMBUANGAN
KEDUA (BABELONIA-MEDIA PERSIA)
Pembuangan bangsa Israel ke Babel
terjadi dalam beberapa gelombang selama abad ke-6 SM, sebagai hasil dari
penaklukan Kerajaan Yehuda oleh Kekaisaran Babel yang dipimpin oleh Raja
Nebukadnezar II. Berikut adalah rincian peristiwa utama yang terkait dengan
pembuangan ini:
1.
Penyerangan
Pertama (605 SM):
Pada tahun 605 SM, setelah Pertempuran Karkemis, Nebukadnezar II mengalahkan
Mesir dan sekutunya, termasuk Yehuda. Pada saat itu, beberapa anggota bangsawan
Yehuda, termasuk Daniel dan teman-temannya, dibawa ke Babel sebagai tawanan.
2.
Pembuangan
Utama (597 SM): Pada
tahun 597 SM, setelah pemberontakan oleh Raja Yoyakhin (Jehoiachin) dari
Yehuda, Nebukadnezar mengepung dan menaklukkan Yerusalem. Yoyakhin, bersama
dengan banyak bangsawan, pengrajin, dan tentara, dibawa ke Babel. Zedekia
diangkat sebagai raja boneka di Yerusalem oleh Babel.
3.
Kejatuhan
Yerusalem dan Pembuangan Akhir (586 SM): Pemberontakan Zedekia terhadap Babel menyebabkan pengepungan
baru oleh Nebukadnezar. Pada tahun 586 SM, Yerusalem akhirnya jatuh, Bait Suci
dihancurkan, dan sejumlah besar penduduk yang tersisa dibawa ke pengasingan di
Babel.
4.
Gelombang
Tambahan (582/581 SM):
Ada juga laporan tentang gelombang pembuangan tambahan pada tahun 582 atau 581
SM, sebagai tindak lanjut dari pemberontakan dan kekacauan yang terus terjadi
di wilayah Yehuda.
Pada
masa pembuangan ini Kerajaan Allah (Israel ) mengalami pembuangan yang kedua , terpecah
pecah dibuang keseluruh bagian kerajaan Babel dan selanjutnya Media Persia,
pada masa ini Allah membangkitkan Kerajaan Babelonia dan kemudian Kerajaan
Media Persia, pada masa ini tercatat bagaimana Allah memelihara kerajaan
Babelonia dan media persia lewat pelayanan Daniel, Sadrakh, Mesack, Abednego,
Ratu Ester, Mordekhai, Nehemia, Ezra, Maleakhi dan para orang orang terpelajar
lainnya dari kaum bangsawan yang dipilih dan diangkut dalam pembuangan, dan
pada masa inipun sekali lagi Israel diselamatkan,tercatat dalam kitab Ester
bagaimana Allah merawat,memelihara sekaligus melatih bangsa Israel menjadi
lebih kuat.
PEMBAHARUAN EZRA
Pada
masa kembalinya Bangsa Israel dengan dibangunnya kembali Bait Allah dan Tembok
Yerusalem pada jaman Nehemia, dan sejaman juga maleakhi maka Allah lewat
pelayanan Ezra Ahli kitab itu, membuat Revolusi Total pada bangsa Israel.
Bangsa Israel saat itu dalam penyesuaian dengan rancangan Allah sepakat dalam 1
hal untuk menguduskan diri mereka atau megharamkan diri mereka untuk tidak bercampur dengan bangsa -bangsa
lain, dalam hal perkawinan , dan saat itu ada perceraian massal yang dilakukan
dari kesadaran sebuah bangsa yang mengHARAMkan diri mereka . HARAM/HEREM =
DIKUDUSKAN BAGI ALLAH.untuk dalam hal perkawinan campur. Hal ini untuk
mempersiapkan 400 tahun kemudian bangsa Israel dalam kehampaan dan ketiadaan
Firman Tuhan yang diturunkan sejak jaman maleakhi sampai zakharia ayah Yohanes
Pembabtis masuk keruang kudus pada masa kerajaan Romawi Kuno. Allah
mempersiapkan garis MESIANIK dari Daud sampai Yusuf bin Yakub, sebuah garis
silsilah yang dicatat dalah pembukaan
Kitab Matius.
KEBISUAAN 400 TAHUN
Dari
jaman maleakhi sampai Zakharia ayah yohanes pembabtis bertugas sebagai Imam
Besar berkisar 400 tahun Allah sepertinya berdiam bandingkan masa sengsara 400 tahun Israel dimesir pada pembuangan
pertamanya sepertinya Allah berdiam , ada masanya dan itu Allah yang menentukan
yaitu suatu masa sebuah kerajaan itu berkuasa disepanjang peradaban sejarah
sampai zaman ini 2024, saat kisah ini di rangkum ,diulas dan dimaknai oleh
universal kingdom. Selanjutnya demikian pula masa sengsara dalam pembuangan
keduanya diBabel . pembuangan dibabel dan pasca pembuangan adalah satu paket
yang sama satu siklus. Dalam periode kebisuan ini bangsa Israel dilatih dan
dimurnikan untuk benar benar terpisah dan mengkhususkan diri mereka sebagai
sebuah bangsa, dan salah paham dan paham yang salah akan Kerajaan
Mesianik/Allah terus berlanjut , dalam catatan sejarah beberapa tokoh muncul
baik sebelum jaman Yesus maupun sejaman dengan Yesus dan berlanjut sesudahnya.
MESIAS PALSU
Ada beberapa individu yang dianggap atau
mengklaim sebagai Mesias oleh kelompok tertentu dalam masyarakat Yahudi.
Berikut adalah beberapa contoh tokoh-tokoh yang dikenal sebagai calon Mesias
sebelum dan pada zaman Yesus:
Yudas
dari Galilea (4 SM):
Yudas
dari Galilea memimpin pemberontakan melawan kekuasaan Romawi pada tahun 4 SM.
Ia adalah pendiri gerakan Zealot, yang menentang dominasi Romawi dan berusaha
memulihkan kemerdekaan Israel. Dia dianggap sebagai pemimpin yang karismatik
dan digadang-gadang oleh beberapa pengikutnya sebagai calon Mesias karena
semangat nasionalismenya.
Simon
dari Perea (4 SM):
Simon
dari Perea juga memimpin pemberontakan melawan Herodes Agung dan kekuasaan
Romawi sekitar waktu yang sama dengan Yudas dari Galilea. Dia adalah seorang
mantan budak Herodes yang mengumpulkan pengikut dan memproklamirkan dirinya
sebagai raja, yang oleh beberapa pengikutnya diidentifikasi sebagai calon
Mesias.
Athronges
(sekitar 4 SM):
Athronges,
seorang gembala yang memimpin pemberontakan setelah kematian Herodes Agung,
juga memiliki pengikut yang menganggapnya sebagai pemimpin mesianik. Dia
mengklaim kekuasaan dan berjuang melawan Romawi selama beberapa waktu.
Calon-Calon Mesias Pada Zaman Yesus
Theudas
(sekitar 45 M):
Theudas
adalah seorang pemimpin yang muncul pada dekade pertama setelah Yesus. Dia
mengklaim dapat membelah Sungai Yordan dan memimpin banyak orang ke padang
gurun dengan janji tanda-tanda ajaib. Pemberontakannya akhirnya dihentikan oleh
gubernur Romawi dan dia dibunuh.
Simon
Bar Giora (66-70 M):
Simon
Bar Giora adalah salah satu pemimpin utama selama Pemberontakan Yahudi Pertama
melawan Romawi. Meskipun ia tidak secara eksplisit mengklaim sebagai Mesias,
banyak orang Yahudi menganggapnya sebagai pemimpin yang diurapi Tuhan yang akan
membebaskan Israel dari penjajahan Romawi.
Karakteristik
dan Harapan Mesianik
Harapan
mesianik pada zaman sebelum dan sekitar masa Yesus sangat dipengaruhi oleh
situasi politik dan sosial:
Harapan
Nasionalis: Banyak orang
Yahudi berharap Mesias akan menjadi pemimpin militer yang akan memimpin mereka
melawan penjajah dan memulihkan Kerajaan Israel.
Harapan
Eschatologis: Ada juga
harapan bahwa Mesias akan membawa zaman baru damai, keadilan, dan pemerintahan
ilahi.
Karena Allah
tidak memberikan pernyataan lebih 400 tahun sejak bangsa Israel kembali dari
pembuangan kedua (babelionia ) bangsa Israel berupaya menafsirkan nubuatan
tentang Kerajaan Allah/Mesianik, nubuatan yang bertujuan untuk membangun
kembali bangsa Israel yang tercerai berai, miskin, tertindas, teraniaya,
tersandera, sehingga kesalah paham dan paham yang salah tentang Kerajan
Allah/Mesianik itu menimbulkan patriotisme dan fanatisme bangsa Yahudi /Israel yang kental pada zaman
Yesus dan hal itu sekali lagi setelah bangsa Israel sekaligus menggenapi
Rancangan Allah akan Yesus Kristus dalam
puncak peristiwa GOLGOTA jalan CALVARY di Yerusalem kota Allah, kemudian
bangsa Isarel harus masuk untuk masa penyelamatan Allah ketiga dikerajaan Romawi, pembuangan ke tiga di
zaman Romawi adalah penyelamatan akan bangsa Israel sebagi sebuah bangsa.
PEMBUANGAN KE TIGA ISRAEL (ROMAWI)
Pembuangan bangsa Yahudi oleh
Kekaisaran Romawi terjadi terutama pada dua periode besar dalam sejarah yang
dikenal sebagai Pemberontakan Yahudi melawan Roma:
1.
Pemberontakan
Yahudi Pertama (66-70 M):
Pemberontakan ini adalah upaya besar pertama oleh orang Yahudi di Provinsi
Yudea untuk melawan kekuasaan Romawi. Pemberontakan ini mencapai puncaknya pada
tahun 70 M ketika pasukan Romawi, di bawah komando Jenderal Titus (kemudian
menjadi Kaisar Titus), berhasil menaklukkan Yerusalem. Bait Suci Kedua
dihancurkan, dan banyak orang Yahudi dibunuh atau dijual sebagai budak.
Meskipun tidak semua orang Yahudi diusir dari Yudea pada saat itu, kehancuran
Yerusalem dan Bait Suci menyebabkan diaspora Yahudi yang signifikan.
2.
Pemberontakan
Bar Kokhba (132-135 M):
Pemberontakan besar kedua ini dipimpin oleh Simon Bar Kokhba, yang dianggap
oleh banyak orang Yahudi sebagai Mesias. Pemberontakan ini awalnya berhasil
dengan mendirikan negara Yahudi merdeka untuk beberapa waktu, tetapi akhirnya
dihancurkan oleh Kaisar Hadrian. Setelah pemberontakan dihancurkan pada tahun
135 M, banyak orang Yahudi dibunuh atau diusir dari Yudea. Hadrian mendirikan
sebuah kota baru di reruntuhan Yerusalem, yang disebut Aelia Capitolina, dan
melarang orang Yahudi untuk memasuki kota tersebut, kecuali pada hari Tisha
B'Av, hari berkabung untuk menghancurkan Bait Suci.
BERSAMBUNG KE PART 2..
PART 2 ….TAMAT
PEMBENTUKAN
613 MITVOT DAN
TAFSIRAN
HISTORIS-PROGRESIF
UNIVERSAL KINGDOM
(SATU
MASA DUA MASA DAN SETENGAH MASA)
WAHYU
12;14
PART 2 (TAMAT)
PEMBENTUKAN
613 MITZVOT YAHUDI
Patriotisme
bangsa Yahudi yang tinggi juga membuat mereka sangat berhati hati melakukan
semua perintah Allah, apa yang tertulis dalam kitab suci mereka lakukan dengan
teliti dan hati hati, ketaatan ,disiplin yang tinggi untuk melakukan seluruh
hukum Taurat mereka dari 10 perintah berkembang menjadi 613 Mizfot, semangat pembaharuan,
semangat progresif dalam mengaktualisasikan kehidupan beribadah selama
ketiadaan atau kekosaongan Firman Allah, para rabbi Allah bangkitkan pada masa
ini, seperti Allah membangkitkan para hakim pada pasca masa Yosua ben nun.
Dalam sejarah pembentukan 613 mitzvot ini ada beberapa catatan penting yang
dapat di perhatikan; Pembentukan dan kodifikasi 613 mitzvot (perintah) dalam
tradisi Yahudi adalah hasil dari perkembangan teologis dan hukum yang
berlangsung selama beberapa abad. Berikut adalah garis waktu penting yang
menggambarkan bagaimana 613 mitzvot ini dibentuk dan diakui dalam tradisi
Yahudi:
Zaman
Alkitabiah ( 1500–400 SM)
Pemberian Hukum di Sinai ( 1300
SM)
Menurut
tradisi Yahudi, Tuhan memberikan Taurat kepada Musa di Gunung Sinai, termasuk
berbagai mitzvot yang menjadi bagian dari Lima Kitab Musa (Torah: Kejadian,
Keluaran, Imamat, Bilangan, dan Ulangan).
Penyusunan Taurat (ca. 1300–400
SM)
Selama
periode ini, berbagai hukum dan perintah dicatat dalam Taurat. Ini termasuk
perintah moral, hukum sipil, dan hukum ritus agama yang diperintahkan kepada
bangsa Israel.
Zaman Kedua Bait Suci (516
SM–70 M)
Kanonisasi Taurat (ca. 450 SM)
Selama
periode ini, kitab-kitab Taurat diakui sebagai teks kanonik oleh komunitas
Yahudi. Para rabi dan ahli Taurat mulai menafsirkan hukum-hukum yang ada dalam
Taurat.
Zaman
Talmudik (ca. 200–500 M)
Penyusunan Mishnah (ca. 200 M)
Rabbi
Yehuda HaNasi menyusun Mishnah, yang merupakan kodifikasi pertama dari hukum
lisan Yahudi. Mishnah tidak secara eksplisit mencantumkan 613 mitzvot, tetapi
berisi banyak perintah yang termasuk dalam angka ini.
Talmud Yerusalem (400 M) dan
Talmud Babilonia ( 500 M)
Kedua
Talmud ini merupakan kumpulan diskusi rabinik tentang Mishnah. Dalam Talmud
Babilonia, di traktat Makkot 23b, disebutkan bahwa ada 613 mitzvot dalam
Taurat.
Abad
Pertengahan
Karya-Karya Rishonim (ca.
1000–1500 M)
Pada
periode ini, beberapa rabi dan sarjana Yahudi terkemuka, yang dikenal sebagai
Rishonim, menulis tentang 613 mitzvot dan mengklasifikasikannya.
Rabbi Saadia Gaon (882–942 M): Saadia Gaon adalah salah satu rabi
pertama yang menyusun daftar mitzvot.
Rabbi Moshe ben maimon / Maimonides
(1135–1204 M): Dalam
karyanya "Sefer HaMitzvot" dan "Mishneh Torah," Maimonides
menyusun dan mengklasifikasikan 613 mitzvot secara sistematis. Daftar ini
menjadi salah satu yang paling berpengaruh.
Sefer HaChinuch (ca. 13th
century)
Sefer
HaChinuch adalah karya anonim yang menuliskan 613 mitzvot dalam urutan yang
sesuai dengan munculnya dalam Taurat. Buku ini memberikan penjelasan dan alasan
di balik setiap mitzvah.
Zaman
Modern
Karya-Karya Kontemporer Era
Modern tentang 613 Mitzvot
Dalam
era modern, berbagai karya dan studi terus membahas 613 mitzvot. Karya-karya
ini seringkali berfungsi sebagai panduan bagi kehidupan Yahudi kontemporer.
Kitzur Shulchan Aruch; Rabbi Shlomo Ganzfried, 1864, Deskripsi:
Meskipun tidak eksklusif tentang 613 mitzvot, ini adalah panduan praktis hukum
Yahudi sehari-hari yang mencakup banyak mitzvot.
Minchat Chinuch; Rabbi Yosef Babad 1869, Deskripsi:
Komentar rinci tentang "Sefer HaChinuch" dengan analisis hukum
mendalam.
Sefer HaMitzvot by the Chafetz
Chaim: Rabbi Yisrael Meir
Kagan (Chofetz Chaim) 1931 , Deskripsi: Menguraikan mitzvot yang
relevan dalam masa tanpa Bait Suci, memberikan panduan praktis.
Shemirat Shabbat Kehilchatah: Rabbi Yehoshua Neuwirth, 1965 (edisi
pertama), Deskripsi: Buku panduan tentang hukum-hukum Shabbat yang mencakup
banyak mitzvot terkait Shabbat.
Mitzvot HaShavot L'Zman HaZeh: Rabbi Haim David Halevy, 1980 ,Deskripsi:
Karya ini fokus pada mitzvot yang dapat diterapkan dalam konteks modern,
setelah kehancuran Bait Suci.
Halichos Bas Yisrael : Rabbi Yitzchak Yaakov Fuchs, 1990,
Deskripsi: Buku panduan yang berfokus pada mitzvot yang relevan bagi wanita
Yahudi, mencakup aspek kehidupan sehari-hari.
Peninei Halacha: Rabbi Eliezer Melamed, 2001 (mulai diterbitkan) Deskripsi: Seri yang
membahas berbagai aspek hukum Yahudi, termasuk penjelasan tentang banyak
mitzvot.
Karya-karya
ini menunjukkan bagaimana para rabi dan sarjana Yahudi di era modern terus
mempelajari, mengajar, dan mengadaptasi 613 mitzvot untuk memastikan bahwa
ajaran dan praktik hukum Yahudi tetap relevan dan dapat diterapkan dalam
kehidupan kontemporer. Tanpa kehadiran Bait Suci bangsa Israel harus
beradaptasi untuk menjalankan seluruh ketetapan yang relevan, tanpa bait suci
bangsa Yahudi sebenarnya sudah hancur total, semua hukum tidak berlaku lagi,
satu bagian hukum tidak boleh diabaikan, namun faktanya adalah dalam upaya
bangkit dari timbunan puing puing hukum yang berserakan bangsa Yahudi terus
berusaha untuk memodifikasi hukum dan aturannya dari jaman Musa – Babel –
Romawi -Modern- Post modern. Hal ini juga membawa universal kingdom untuk
merekonstruksi ulang pemaknaan untuk frasa penting eskatologis
“Rev 12:14 Kepada perempuan itu
diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke
tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu
selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.”
Tafsiran
Historis – Progresif Universal Kingdom
Satu
masa dan dua masa dan setengah masa
Ayat
Wahyu 12:14 dalam Alkitab telah ditafsirkan dalam berbagai cara oleh para
teolog dan sarjana sepanjang sejarah.
lima tafsiran terkenal tentang ayat ini:
1. Tafsiran Historis; Matthew
Henry dan Banyak sarjana Protestan,
Penjelasan: Tafsiran ini melihat
perempuan sebagai representasi dari Gereja atau umat Israel yang diusir dari
Yerusalem selama periode penganiayaan, khususnya oleh kekaisaran Romawi. Kedua
sayap burung nasar besar melambangkan pertolongan ilahi yang memungkinkan
Gereja untuk melarikan diri ke tempat perlindungan. Periode "satu masa dan
dua masa dan setengah masa" dipahami sebagai simbol dari masa penganiayaan
yang panjang namun terbatas.
2. Tafsiran Futuris; John F.
Walvoord & Para pendukung teologi dispensasionalis,
Penjelasan: Perempuan melambangkan
bangsa Israel yang akan mengalami penganiayaan besar pada masa depan (masa
kesusahan besar). Sayap burung nasar besar menggambarkan intervensi ilahi yang
memungkinkan Israel melarikan diri dari Antikristus ke tempat perlindungan di
padang gurun. Periode "satu masa dan dua masa dan setengah masa"
dianggap sebagai 3,5 tahun terakhir dari masa kesusahan besar.
3. Tafsiran Alegoris; Origen
dan St. Augustine dan Beberapa Bapa Gereja,
Penjelasan: Perempuan dianggap
sebagai simbol dari Gereja atau jiwa orang percaya yang mencari perlindungan
rohani dari penganiayaan dan godaan dunia. Kedua sayap burung nasar besar
melambangkan kekuatan rohani atau kebijaksanaan yang diberikan oleh Tuhan untuk
menjaga dan melindungi Gereja atau jiwa dari serangan rohani. Periode
"satu masa dan dua masa dan setengah masa" dianggap sebagai waktu
simbolis dari pencobaan dan perlindungan ilahi.
4. Tafsiran Historis-Kritis ;
Elisabeth Schüssler Fiorenza dan Beberapa sarjana modern .
Penjelasan: Ayat ini dipahami
dalam konteks sejarahnya sebagai tulisan yang menggambarkan penganiayaan
terhadap komunitas Kristen awal. Perempuan bisa dilihat sebagai simbol dari
komunitas Kristen yang dianiaya, dan sayap burung nasar besar menggambarkan
bantuan ilahi yang melindungi komunitas ini dari kehancuran total. Periode
waktu tersebut dipandang sebagai simbol dari periode penganiayaan yang dialami
oleh komunitas Kristen awal.
5. Tafsiran Esoteris ; mereka
yang dalam tradisi Kabbalah dan Beberapa
penafsir mistis dan esoterik,
Penjelasan: Perempuan dilihat
sebagai representasi dari aspek ilahi atau prinsip feminin dalam kosmos. Kedua
sayap burung nasar besar melambangkan kebangkitan spiritual atau transformasi
yang memungkinkan jiwa untuk melarikan diri dari keterikatan material dan
godaan setan. Periode "satu masa dan dua masa dan setengah masa"
dipahami sebagai tahapan-tahapan inisiasi spiritual atau perjalanan mistis yang
dialami oleh jiwa dalam pencariannya akan persatuan dengan Yang Ilahi.
Tafsiran
Historis-Progresif Universal Kingdom
Terserah
pembaca yang memasukkan tafsiran Universal Kingdom ini kedalam kelompok yang
mana dari 5 kategori diatas yang paling cocok, tetapi Universal Kingdom memilih
tema Tafsiran Historis-Progresif untuk
merangkul keberlanjutan dari pandangan Matthew Henry dan sarjana Protestan
lainnya ,
Nyayian
Kemenangan .
Rev 12:10 Dan aku
mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: "Sekarang telah tiba
keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang
diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita,
yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita.
Rev 12; 10; nats ini terkorelasi Ayub 1:9-11:
Zakharia 3:1, dalam konteks kata kunci para pendakwa (iblis /satan) yang
ditekankan pada perubahan posisi kedudukan dan suatu kondisi keadaan pasif dari
para pendakwa ini, yaitu sebagai subjek yang dikenai tindakan dilemparkan
dan kata ke bawah ada perubahan posisi dari posisi
sebelumnya. Siapa sebenarnya para
pendakwa ini akan dibahas pada chapter yang lain, hal yang paling penting
adalah frasa
"Sekarang telah tiba keselamatan dan
kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena
…………”
sebuah pernyataan aktif bangkitnya pemerintahan Allah yang membawa pada keselamatan penuh
kuasa Suatu kerajaan Allah dengan Satu sosok Mesianik . dan bangkitnya
kerajaan Allah ini sekaligus memberikan referensi bahwa para pendakwa telah
mengalami perubahan posisi kedudukan dari sebelumnya.
Rev 12:11 Dan
mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian
mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut.
Rev 12:11 ; nats ini menjelaskan para rasul dan
para murid orang orang Israel yang Allah
pakai untuk mengalahkan kuasa dan sitem pemerintahan dunia dengan sistem pemerintahan Allah yang
didirikan oleh kuasa dari darah anak
domba, juga dengan kesaksian yang dibayar oleh darah para marteer para rasul
dan murid yang juga orang Israel,
Rev 12:12 Karena
itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya,
celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam
geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah
singkat."
Rev 12:12 ; nats ini mejelaskan keadaan dua dimensi
tempat yang berbeda, Surga dan Bumi, akibat dari tindakan anak domba yang
disembelih yang memberikan kuasa kepada para Rasul dan Para Murid untuk jadi
martyer sekaligus membangun kerajaan Allahdi bumi dan kepada bumi dan laut sebagai gambaran
manusia manusia yang hidup di dunia sekaligus memberikan peringatan keras bahwa
ada kondisi dunia yang akan semakin negatif akibat kegeraman yang terjadi , dan
intensitas waktu yang mendekati berakhirnya suatu masa yang telah ditentukan .
Rev 12:13 Dan
ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan di atas bumi, ia memburu
perempuan yang melahirkan Anak laki-laki itu.
Naga adalah suatu simbolis untuk
suatu sistem tatanan pemerintahan para pendakwa
yang eksklusif dibumi , pemerintahan yang didirikan untuk memberikan
penghukuman ,siksaan diskriminalisasi dan penghancuran, suatu sistem
pemerintahan yang merusak tatanan yang dibangun
perempuan itu adalah gambaran untuk Israel dan Anak Laki-laki itu adalah
gambaran Kristus sebagai yang Sulung
yang kemudian menjadi gambaran gereja saat ini.
Rev 12:14 Kepada
perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia
terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat
ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.
Ini penegasan bahwa perempuan ini
adalah gambaran Israel yang melahirkan banyak para nabi dan nabiah atau garis
keturunan Abraham Ishak yakub dan kemudian daud garis keturunan Mesianik ,
Perempuan = bangsa Israel ,
kedua sayap dari burung nasar yang besar =
bahwa bangsa Israel /keturunan Abraham ada dalam perlindungan kuasa Allah
(bandingkan dengan tabut Allah yang ditutupi oleh sepasang sayab Kerubim) untuk
3 masa.
Satu masa = saat Israel ada di mesir (1743- 1313 SM)
Dua masa = saat israel ada di babelonia, media persia
(605-581 SM) dan saat Israel di kerajaan Romawi. (70-1948 M) pada masa ini
Israel dan gereja awalnya perlahan mengkristalisasi menjadi 2 entitas yang
perbedaannya semakin jelas. Keduanya dimurnikan dan terselamatkan.
Setengah masa = 1948
– sekarang 2024 dan masih berlangsung untuk waktunya Allah kedepan.
Rev 12:15 Lalu ular
itu menyemburkan dari mulutnya air, sebesar sungai, ke arah perempuan itu,
supaya ia dihanyutkan sungai itu.
Ular = lihat Naga, upaya tatanan
pemerintahan yang mencoba menenggelamkan ,memusnahkan, membunuh Israel dan
gereja ,
dihanyutkan sungai = dibuang /
pembuangan,
Rev 12:16 Tetapi
bumi datang menolong perempuan itu. Ia membuka mulutnya, dan menelan sungai
yang disemburkan naga itu dari mulutnya.
Bumi menolong = di tenpat tempat
pembuangan Israel ditolong, Allah bekerja lewat para nabinya yusuf dimesir,
daniel, sadrakh , mesakh , abednego, Ratu Ester, modekhai di babelonia media
persia dan para rasul di Romawi. Selanjutnya Secara bergantiaan kaisar kaisar
dan para Raja di eropa bagkit dan membela Kekeristenan, sampai runtuhnya
kerajaan Islam ottoman. 1922
Rev 12:17 Maka
marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang
lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.
Kemarahan Naga = kemarahan atau
permusuhan dari suatu paham pemerintahan yang memusuhi orang israel dan gereja
Pergi memerangi keturunan yang
lain = semua yang terafiliasi dengan orang Israel dan gereja di musuhi
diseluruh dunia.
Yang menuruti hukum-hukum Allah =
Israel
Yang memiliki kesaksian Yesus =
Gereja
Dan_12:4 Tetapi
engkau, Daniel, sembunyikanlah segala firman itu, dan meteraikanlah Kitab itu
sampai pada akhir zaman; banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan
bertambah."
Dan_12:9 Tetapi ia
menjawab: "Pergilah, Daniel, sebab firman ini akan tinggal tersembunyi dan
termeterai sampai akhir zaman.
Setiap
generasi termasuk generasi para Rasul dan murid Yesus Kristus dan seterusnya
para murid dari para rasul sampai sekarang 2024, meyakini bahwa generasi merekalah generasi
Akhir Zaman, dan setiap Generasi melahirkan pandangan pandangan interpertasi
yang berbeda, setiap generasi para sarjana Alkitab menyelidiki dengan
penemuan-penemuan baru ditunjang pengetahuan manusia dan peradabannya,
Universal Kingdom juga menyakini bahwa sejak 1948 ketika negara Israel Modern
terbentuk, hal inilah yang dimaksudkan oleh yesus ketika mengatakan
The Lesson of the Fig Tree
Mat 24:32 Tariklah
pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara: Apabila ranting-rantingnya
melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat.
Mat 24:33 Demikian
juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat,
sudah di ambang pintu.
Mat 24:34 Aku
berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum
semuanya ini terjadi.
Mat 24:35 Langit
dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.
Tahun 1948 adalah permulaan dari
SETENGAH MASA, berapa lama atau dalam jangka waktu berapa tahun umur setengah
masa ini, akan terus di selidiki secara progresif, seperti yang telah
dinubuatkan dalam Daniel 12;4 “ banyak orang akan menyelidiki “.
KESIMPULAN
Setiap Masa Pembuangan adalah saat
Allah sedang membangun KerajaanNya dan Israel adalah pilihan subjek dari maha
karya Allah. Ada trend dan pola gejala yang dapat dikenali dari setiap masa.
Ada tokoh tokoh yang Allah bangkitkan, disetiap generasi ada masanya dan
disetiap masa ada tokohnya.
1. Satu masa = masa di mesir, tokohnya Yusuf
antagonisnya Firaun, fase narasi proses pembentukan Kerajaan Allah 430 tahun
dan kemudian dimurnikan 40 tahun di padang gurun, sebelum masuk tanah
perjanjian kanaan.
2. Dua masa = masa di babel dan masa di
romawi,
masa di
babel, tokohnya Daniel, Sadrakh,Mesakh,Abednego,Ester, Mordekhai,Nehemia dll
antagonisnya Nebukadnezar, Belsyazar,Haman
orang Agag, fase narasi pemeliharaan Allah akan umatnya perjanjian dan
dimurnikan 400 an tahun setelah pembuangan lewat pembaharuan Ezra, sebelum Imam
besar Zakharia masuk ke ruang maha Kudus di Bait Allah.
Masa di
romawi, tokohnya Para Rasul, Petrus yang mendirikan jemaat di roma, markus
jemaat di aleksandria,Paulus dan para muridnya yang secara seporadis tersebar
diseluruh wilayah romawi setelah dihancurkannya bait allah tahun 70 oleh
jendral Titus yang kemudian menjadi Kaisar Titus.fase narasi transisi dari para
rasul orang Israel sejati menjadi orang Israel Rohani , Romawi kuno
bertranformasi menjadi Romawi timur atau Byzantium, dengan banyak tokoh utama
Bapa bapa gereja purba, dan para kaisar yang mendukung Tahta Suci Roma dan yang
menolaknya, gereja masuk dalam proses pemurnian baik dari dalam dan dari luar,
sampai akhirnya byzantium di taklukkan kerajaan/kekhalifahan Ustmaniayah Islam,
sampai runtuhnya di tahun 1922. Masa di
Romawi ini memakan waktu 1852 tahun.
3. Setengah Masa = masa di Sion , Israel
Modern terbentuk 1948 sampai sekarang masih terus berlanjut, berarti saat ini
tahun 2024 adalah termasuk bagian dalam kurun waktu setengahn masa , universal
kingdom meyakini bahwa saat ini gereja dan Israel sedang ada pada “setengah Masa “ yang
dimaksudkan Wahyu 12:14.
4. Bangsa Israel dibuang ke Romawi untuk
diselamatkan bayangkan apa yang terjadi jika Orang Israel belum diserakkan
Allah diantara orang orang Romawi, Israel akan berada diwilayah yang dikuasai
Islam 1000 tahun, bagaimana dengan mesir, saat ini Bahasa Mesir kuno tidak lagi digunakan dalam
percakapan sehari-hari oleh penduduk Mesir saat ini. Bahasa yang digunakan saat
ini adalah Arab Mesir, dengan bahasa Arab Standar Modern digunakan dalam
konteks resmi dan pendidikan. Sekitar 99.6% penduduk Mesir berbicara dalam
bahasa Arab, khususnya dialek Mesir yang dikenal sebagai "Masri" atau
"Arab Mesir"
(Wikipedia) (World
Population Review). Namun,
warisan bahasa Mesir kuno tetap ada dalam bentuk bahasa Koptik, yang merupakan
keturunan langsung dari bahasa Mesir kuno. Bahasa Koptik digunakan sebagai
bahasa liturgis dalam Gereja Ortodoks Koptik (Wikipedia)
(World Population Review).
Meskipun demikian, jumlah orang yang berbicara bahasa Koptik di luar konteks
religius sangat kecil,
5. Bangsa Israel dan gereja adalah dua sisi
pada sekeping koin, Israel dan Gereja adalah dua saksi Allah pada wahyu Rev
11:3 ,Rev 11:4 Mereka adalah kedua pohon zaitun dan kedua kaki dian
yang berdiri di hadapan Tuhan semesta alam. Israel dan Gereja tidak akan
dapat dipisahkan, perhatikan negara negara seperti Inggris,Francis,Usa negara
pemenang perang dunia ke 2 yang berdiri menjadi tembok perisai bagi negara
Israel, termasuk Rusia dan China juga membangun hubungan bilateral khusus
dengan Israel.
6. Kehancuran Kekhalifahan/Kerajaan Islam
sudah dan akan terus berlangsung sampai terlupakan oleh peradaban seperti
peradaban mesir kuno,babelonia, media persia, romawi kuno. Islam dan sitem
pemerintahannya akan ditinggallkan, hanya kerajaan atau negara yang mengakui
Yesus Kristus sebagi Raja segala Raja yang layak dapat hormat dan sembah,
kerajaan -kerajaan dan negara negara inilah yang akan tetap kokoh berdiri dalam
peradaban dunia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar